Dorong Perencanaan Matang Pembangunan Ruang Kelas, IKA SMAN 17 Makassar Inisiasi Diskusi Perencanaan Pembangunan

 

Makassar, Rabu, 21 Januari 2026 —
Ikatan Alumni SMA Negeri 17 Makassar (IKA Jubel) melakukan kunjungan ke SMA Negeri 17 Makassar dalam rangka silaturahmi sekaligus diskusi awal terkait rencana pembangunan ruang kelas baru. 

Kunjungan ini menjadi langkah awal untuk memastikan bahwa rencana pembangunan yang akan dilakukan benar-benar selaras dengan kebutuhan sekolah, baik dari sisi fungsi, tata letak, maupun keberlanjutan jangka panjang. Dalam prosesnya, pihak sekolah menyampaikan bahwa penunjukan lokasi pembangunan dari kementerian masih bersifat umum dan memerlukan kajian lebih lanjut agar ruang kelas yang dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal.

Pihak SMA Negeri 17 Makassar menyadari pentingnya perencanaan pembangunan yang matang sebagai landasan pengambilan keputusan, termasuk untuk menyampaikan pertimbangan teknis apabila diperlukan penyesuaian lokasi pembangunan. Namun demikian, penyusunan rencana pembangunan terpadu atau master plan membutuhkan keahlian khusus serta pembiayaan yang tidak sedikit.

Melihat kondisi tersebut, pihak sekolah membuka ruang kolaborasi dengan Ikatan Alumni SMA Negeri 17 Makassar. Merespon hal tersebut, IKA Jubel telah menginisiasi pertemuan dengan sejumlah alumni yang memiliki background ilmu dan pengalaman di bidangnya, insya Allah, siap berkontribusi dalam penyusunan rencana pembangunan sekolah.

“Dalam waktu dekat insyaallah IKA 17 Makassar akan urung rembuk untuk membahas terkait beberapa kebutuhan kebutuhan SMAN 17 Makassar yang kemudian dianggap penting, seperti beberapa toilet yang sudah tidak dapat digunakan, ruang kelas yang sudah rusak, juga masterplan pembangunan SMAN 17 Makassar dan hal penting lainnya. Untuk itu, sebagai alumni SMAN 17 Makassar tentu hal ini sebagai bentuk pengabdian terhadap almamater tercinta.” Imbuh Ragil, Ketua Harian IKA 17.

Diskusi ini diharapkan menjadi pijakan awal dalam menyusun rekomendasi perencanaan pembangunan yang lebih komprehensif dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Kemudian, akan ditindaklanjuti dalam bentuk perumusan rencana awal yang dapat menjadi bahan pertimbangan bersama antara pihak sekolah dan pemerintah terkait.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top